Ia dikhianati mantan pacarnya hingga kehilangan indra perasa dan hampir putus asa menjalani hidup. Namun di saat terendahnya, ia justru dipilih oleh Tapa Jizan menjadi penguasa “Stasiun Antar Dunia”.
Sejak itu, restoran kecilnya berubah menjadi kantin para dewa dari tiga alam, dan kekuatannya perlahan bangkit kembali lewat hidangan surgawi. Menginjak para penindas, melawan rival bisnis, hingga mempermainkan saingan cinta, ia terus bangkit dan membalikkan nasib.
Demi meredakan keluhan dunia Buddhis, ia bahkan berhasil menjuarai kompetisi koki terbaik dunia, sekaligus tanpa sengaja mengungkap identitas mengejutkan dirinya sebagai “generasi kedua kaum dewa”. Pada hari pernikahannya, para dewa turun memberi ucapan selamat, dan di tengah kemuliaan yang gemilang, ia akhirnya mencapai puncak kehidupannya.