Aku seorang Beta, tapi aku sama sekali tidak bisa mencium feromon apa pun. Lalu aku bertemu dengan seorang Alfa papan atas dan menjadi dokternya. Melalui sesi terapi yang tak terhitung jumlahnya, aku mulai memiliki perasaan yang tidak biasa padanya—ternyata aku bisa mencium emosinya, bukan feromonnya.