Angkasa Karta, Pemimpin Kuil Pencipta Dewa, dan istrinya, Kania, mengasingkan diri di pedesaan. Preman desa Jaya mengincar tanah Angkasa Karta, lalu menculik Kania. Utusan Kuil Pencipta Dewa, Garuda, datang dan menghajar Jaya. Jaya, mengandalkan adiknya dan bos Geng Kapak (Ayah Papi), menantang Angkasa Karta. Angkasa Karta membiarkan Jaya memanggil bala bantuannya. Tuan Tian dari Geng Kapak datang membantu Jaya. Adik Angkasa Karta, Doni Karta, muncul membantu Tuan Tian.