Pahlawan gugur dan terjerat penjara:
Coco, Dewa Perang Federasi, mengalami pertarungan imbang hingga saling terluka parah melawan raksasa tingkat Raja Ular Bak, sehingga kekuatannya habis tak bersisa.
Namun yang menantinya bukanlah penghargaan kehormatan, melainkan pengkhianatan dan fitnah dari kaum bangsawan keluarga besar (dipimpin oleh Keluarga Wijaya dan Keluarga Santoso). Ia difitnah sebagai penyebab bencana yang menyebabkan jutaan orang terluka dan tewas, kemudian dijebloskan ke penjara dan menunggu eksekusi terbuka.