Sikap tulus Budi membuat Yenny jatuh cinta padanya, keduanya saling mencintai dan hubungan makin erat.
Pemilik Hotel Oasis Wahyu serta manajer hotel Joko membenci Budi dan Restoran Maharani, lalu merencanakan berbagai tipu muslihat untuk menjatuhkan mereka. Pertama mereka menyebarkan fitnah bahwa hidangan mahal restoran menipu pelanggan sehingga banyak konsumen pergi. Setelah itu mereka mengeluarkan dana besar untuk memonopoli ikan langka di Kota Jatarka guna merusak pasokan bahan baku restoran. Terakhir mereka menyogok preman desa Bima untuk meracuni lahan budidaya milik Budi pada malam hari; seluruh ikan di kolam mati dan tanaman kebun layu kering. Berkat kekuatan botol dewa yang ia temukan, Budi selalu berhasil mengatasi bencana: menghidupkan kembali ikan mati dan tanaman layu, serta merekam seluruh aksi peracunan pelaku lewat CCTV untuk dijadikan bukti sah kejahatan.
Puncak cerita terjadi di pesta ulang tahun ke-70 kakek Yenny, Mulyono. Budi menghadiahkan pil Ankung yang diproses pakai kekuatan botol dewa, namun dihina tamu ternama kota, Wahyu dan Joko sebagai orang desa yang memberikan obat murah untuk menipu, bahkan hendak mengusirnya. Tiba-tiba Mulyono terserang penyakit pembuluh darah jantung parah hingga pingsan muntah darah, Tabib Sakti menyatakan tidak bisa menyelamatkannya. Di tengah keraguan semua orang, Budi memberi separuh pil padanya, dan dalam sekejap Mulyono pulih total beserta penyakit lama yang sudah bertahun-tahun. Semua tamu terkejut, Tabib Sakti bersedia membayar 20 miliar untuk separuh pil sisanya, Budi sukses membalas hinaan semua orang dan mendapatkan restu keluarga Kusuma.
Wahyu yang putus asa mencoba menusuk Budi dengan pisau pegas namun mudah dilumpuhkan Budi. Polisi datang dan menangkap semua pelaku peracunan serta percobaan pembunuhan yakni Wahyu, Joko dan Bima. Akhirnya Budi resmi menikahi Yenny yang kemudian hamil, ia juga menguasai 70% saham Grup Maharani dari hadiah sang istri. Dari pria lemah yang dulu sering dihina, Budi meraih kesuksesan cinta dan usaha, sedangkan botol dewa bersinar keemasan di bawah sinar matahari menyaksikan kebangkitan hidupnya.