Pada tahun 80-an, di masa yang tampak kuno namun penuh dengan kehangatan hidup, kehidupan Kirana Santoso ditulis ulang secara drastis karena pilih kasih ayahnya, Anwar Santoso. Adiknya, Siska Santoso, sangat dimanja, sehingga Kirana Santoso terpaksa menggantikannya untuk menikah jauh di seberang sungai, di Kampung Jembatan yang terpencil. Sementara itu, Siska Santoso berhasil menikahi Surya Gunawan, putra direktur Pabrik Mesin No. 1 Kota, dan memulai kehidupan yang tampak glamor.