Di Croston, keluarga Winters dikutuk: saat anak kembar lahir, keluarga akan hancur. Hanya satu anak boleh hidup.
23 tahun lalu, Violet terpilih hidup. Adiknya hampir dibunuh ayah, lalu diselamatkan ibu yang sekarat. Tapi ia ditarik kembali, dikurung, dan dijadikan donor darah untuk Violet. Tanpa kebebasan, cinta, bahkan nama—ia hanya dipanggil Winters.
Lalu Liam Winslow datang. Saat Violet sakit, Winters dipaksa berpura-pura jadi kakaknya. Tapi Liam justru jatuh cinta pada gadis di balik topeng itu. Baginya, Liam adalah cahaya dalam kegelapan, satu-satunya cinta yang tak pernah ia harapkan.